Workshop Lomba Penggalian Sumber Sejarah dalam Bentuk Audiovisual

Kamis, 5 Januari 2012

0

84

Pada tanggal 6 Juli 2011, Direktur Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Ir. Aurora F.R. Tambunan, M.Si secara resmi membuka kegiatan workshop Lomba Penggalian Sumber Sejarah dalam bentuk Audiovisual (LPSSA). Kegiatan yang diselenggarakan pertama kali pada tahun ini oleh Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala melalui Direktorat Nilai Sejarah bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas anak didik dalam menggali sumber sejarah yang tersedia di sekitar lingkungannya, dan mengembangkan sikap kepahlawanan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan dalam rangka pembentukan karakter bangsa. Pada acara pembukaan kali ini juga dihadiri oleh pihak-pihak yang menjalin kerjasama dengan panitia seperti Institut Kesenian Jakarta (IKJ), PT. XL Axiata, Metro TV, dan beoscpe.com.

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Direktur Nilai Sejarah, Drs. Shabri Aliaman menyatakan bahwa atensi peserta didik di Indonesia dalam kegiatan ini sangatlah besar. Hal ini terbukti dengan 264 proposal yang dikirimkan kepada panitia dari berbagai propinsi di Indonesia. Setelah melalui penilaian oleh dewan juri, maka saat ini terpilih 10 tim atau 30 orang peserta yang mengikuti workshop. Para peserta yang mengikuti workshop merupakan siswa SLTA yang berasal dari Banda Aceh, Pangkal Pinang, Tangerang, Yogyakarta, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, Ternate, dan Papua.

Direktur Jenderal Sejarah dan Purbakala dalam kata sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inovasi untuk mengubah citra pelajaran sejarah yang selama ini dikesankan membosankan menjadi sesuatu yang menarik untuk dipelajari dan dipahami. Beliau mengharapkan agar kegiatan ini menjadi suatu agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya, tentu saja dengan lebih meningkatkan jumlah peserta yang diberikan kesempatan untuk mengikuti workshop, serta melibatkan lebih banyak pihak untuk turut serta mendukung kegiatan ini. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta workshop, agar dapat menyerap dan menerapkan ilmu yang diberikan oleh para pengajar dengan baik, serta bila perlu dipraktekkan di daerah masing-masing, sehingga pendokumentasian sejarah yang selama ini belum pernah tersentuh dapat dilakukan dengan baik dan menjadi sumber alternatif dalam mempelajari sejarah bangsa.

Setelah pembukaan, Direktur Jenderal Sejarah dan Purbakal dengan didampingi oleh Direktorat Nilai Sejarah, perwakilan Metro TV, dan perwakilan dari IKJ mengadakan press confrence yang dihadiri oleh wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik nasional.

Para peserta yang telah mengikuti workshop, selanjutnya akan membuat karya dokumenter sejarah di daerahnya masing-masing. Hasil karya mereka akan dinilai oleh tim juri menjadi 6 (enam) tim finalis. Para finalis tersebut akan mempresentasikan hasil karyanya di hadapan dewan juri pada tanggal 8-11 November 2011 di Jakarta.
.