Panduan dan Pedoman Pelaksanaan Green Hotel di Indonesia

Senin, 30 November -0001

0

88

Industri pariwisata di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Didukung oleh stabilitas ekonomi dan politik, menjadi salah satu tujuan wisata bagi para turis baik domestik maupun mancanegara. Berdasarkan Neraca Statistik Pariwisata Nasional (Nesparnas), terjadi peningkatan wisatawan mancanegara dan nusantara terjadi cukup signifikan dari tahun 2014 ke tahun 2015 dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 3-5% per tahun. Presiden telah menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 20 juta wisatawan pada tahun 2019, sebua target yang cukup ambisius dan menuntut kerja keras seluruh pemangku kepentingan dalam menyediakan kualitas produk dan pelayanan wisata, tidak terkecuali Hotel dan usaha akomodasi sebagai amenitas pariwisata.

Peningkatan jumlah wisatawan tersebut harus diringi dengan peningkatan kuantitas maupun kualitas sarana yang ada di Indonesia. Salah satunya yang menjadi perhatian utama adalah isu pemanasan global di muka bumi ini. Sektor pariwisata menjadi bagian yang berperan penting dalam membantu menciptakan lingkungan yang Green dan ramah lingkungan pada hotel.
 
Kementrian Pariwisata Republik Indonesia memiliki kepedulian tinggi dalam berperan menjadi bagian yang melakukan edukasi terhadap sektor pariwisata khususnya perhotelan di Indonesia.
 
Berbagai bentuk usaha dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pemanasan global melalui langkah-langkah yang dilaksanakan melalui gerakan “Green” kepada para pelaku usaha hotel yang mempunyai komitmen menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan baik melalui program penghematan air, penghematan energi, penggunaan material ramah lingkungan maupun mengurangi limbah padat. Termasuk juga dalam program pemberian penghargaan yang diselenggarakan 2 (Dua) tahun sekali ini kepada industri perhotelan di tanah air yang telah menerapkan standar dan kriteria berwawasan lingkungan, demi mendorong pengelola hotel agar memiliki sikap, tindak melindungi, membina lingkungan hidup, serta meningkatkan pengelolaan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan
 
Perubahan paradigma yang telah dialami dan yang akan terbentuk akan berguna untuk mengtransformasi pasar untuk lebih menghargai lingkungan dan menyelamatkan bumi secara simultan dengan keberlangsungan industri yang tanpa disadari cenderung menyebabkan degradasi pada lingkungan.
 
Sebagaimana kita ketahui juga, kompetisi akan semakin ketat di antara bisnis perhotelan, terutama di kawasan regional ASEAN, telah mendorong terciptanya standar hotel yang berwawasan lingkungan atau “Green Hotel Standard” di kawasan ASEAN. Sudah sepatutnya kita perlu mengikuti jejak ASEAN untuk berkomitmen beriniasitif dalam industri perhotelan sebagai salah satu fenomena positif dalam investasi pembangunan kepariwisataan yang mendatangkan devisa dan citra baik bagi bangsa. Persiapan wakil Indonesia untuk dapat maju di tingkat ASEAN perlu dibentuk sejak dini melalui buku panduan dan pedoman pelaksanaan “Green Hotel” di Indonesia yang akan disertakan ini dengan serangkaian kegiatan sosialisasi pendahuluan yang intensif, seleksi yang ketat, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
 
Demi menggerakkan inisiatif mulia ini, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama dengan, Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia), Asosiasi Ahli Teknik Hotel Indonesia (ASATHI), instansi serta pemangku kepentingan terkait lainnya telah menggagas penyelenggaraan acara ini guna memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pelaku pengelola hotel yang mempunyai komitmen menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan.
 
Harapannya kedepan dapat menjadi program yang menjembatani kesenjangan dalam perdebatan, wacana dan pengejawantahan gerakan hijau di tanah air. Apapun alasannya, yang jelas kebutuhan penerapan secara maksimal tentang konsep hijau di tanah air sudah sangat mendesak. Mengingat tingkat pemanasan global saat ini sudah juga semakin tinggi di Indonesia.
 
Meskipun berlangsung hanya satu kali dalam 2 (dua) tahun, program ini dimasa mendatang akan berupaya keras mengembangkan semua inisiatif yang telah terbentuk menjadi sebuah rencana strategis dan aksi serta laporan nasional dalam industri perhotelan yang selanjutnya dapat ditularkan ke industri sektor lainnya menjadi sebuah gerakan massal positif yang berpihak terhadap lingkungan.
 
Diharapkan akan tercipta upaya integralisasi untuk persamaan dalam setiap ide pemikiran - pengambilan keputusan serta pelaksanaannya di lingkungan binaan secara utuh dan berkelanjutan.
 
Disadari sepenuhnya, masih banyak pembenahan dan perbaikan yang harus kami susun dalam pedoman “Guideline Green Hotel” ini kedepan agar hotel-hotel di seluruh Indonesia tanpa terkecuali dapat sempurna berhemat disegala bidang dan mengerti tentang bagaimana kaidah “Green Hotel” yang sesungguhnya dapat diterapkan
 
Pada kesempatan ini pula, tak luput kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung penyusunan panduan ini dan semoga bermanfaat bagi semua pihak
 
Maju Indonesia,
 
Tim Penyusun Buku Pedoman dan Panduan Pelaksanaan “Green Hotel” di Indonesia,
Tahun 2015 - 2016