Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Pengumuman Pemenang ISTA 2018 dapat dilihat pada link berikut berikut!
  • Pengumuman Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018 dapat dilihat pada link berikut!
  • Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar dapat dilihat pada link berikut!
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 Pengumuman Seleksi Jabatan
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
 Calender Of Event
 ISTA 2018
 Tentang ISTA
 Pedoman ISTA
 Dokumen dan Formulir Pendaftaran ISTA
 Pengumuman Pemenang ISTA
 
Berita Utama
Siaran Pers : Kemenpar Gelar FGD Bahas Strategi Pemasaran Efektif Rebut Pasar Wisatawan Millennials
25-Okt-2018 00:00

Siaran Pers
Kemenpar Gelar FGD Bahas Strategi Pemasaran
Efektif Rebut Pasar Wisatawan Millennials

Jakarta, 24 Oktober 2019--- Sebagai kelanjutan dari FGD (Focus Group Discusstion) I yang mengangkat tema ‘Millennials & Disruption, Tantangan Model Bisnis’, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar FGD II dengan tema bahasan ‘Strategi Pemasaran Yang Efektif untuk Merebut Pasar Millennial Tourism’ yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (24/10).
FGD II kali ini menghadirkan sejumlah nara sumber di antaranya Hermawan Kartajaya sebagai founder & chairman MarkPlus, Inc dan dibuka secara resmi sekaligus sebagai keynote speaker oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan FGD yang berlangsung dalam tiga kali kegiatan dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten, di antaranya dari akademisi yaitu Prof. Rhenald Kasali, Ph.D dari Founder Rumah Perubahan pada FGD sebelumnya, Kamis lalu (18/10), dan pada kesempatan kali ini dari praktisi yaitu Hermawan Kartajaya sebagai founder & chairman MarkPlus, Inc dalam FGD II. Dalam FGD III akan menghadirkan pula para pelaku bisnis online yaitu dari Traveloka, Expedia, air asia, Grab, dan star up : Traval, Triptrus, Travacello dan Genpi.  
“Kegiatan FGD ini sebagai upaya penguatan strategi pariwisata dalam merespon kaum millennial tourism. Dari kegiatan ini akan dihasilkan strategi dan rencana aksi baik di bidang pemasaran, destinasi, industri, maupun kelembagaan ataupun pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya.
Sebagai strategi nasional, Menpar menjelaskan,  pola pengembangan pariwisata didasarkan atas paradigma berkelanjutan dan peningkatan daya saing di dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan empat pilar kepariwisataan (pemasaran, destinasi, industri & kelembagaan). Selain itu strategi besarnya yakni meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), devisa pariwisata, penyerapan tenaga kerja sektor pariwisata, meningkatkan investasi bidang pariwisata, dan meningkatkan citra pariwisata Indonesia di mata dunia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan target pariwisata 2019 yaitu mendatangkan 20 juta kunjungan wisman dengan perolehan devisa sekitar US$ 20 miliar dan pergerakan 275 juta wisnus, serta kontribusi pariwisata terhadap pada PDB nasional sebesar 5,50% dan menciptkan lapangan kerja 13 juta  orang di  sektor pariwisata.
Kegiatan FGD II kali ini mencakup topik bahasan yang terbagi dalam dua sesi yaitu sesi I membahas marketing 4.0, mengelola dan merebut pasar millennial, big data dan market intelligent (lifecycle dan lifestyle). Sementara dalam sesi II membahas strategi penerapan BAS (Branding, Advertising, dan Selling) dan POSE (Paid Media, Owned Media, Social Media & Endorse) serta diakhiri dengan rekomendasi dan strategi rencana program pemasaran. Pembahasan topik masalah di sesi I dan II dipandu oleh moderator Ir. Priyantono Rudito, Phd sebagai Tenaga Ahli Menteri Bidang Strategic Marketing.
Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Rizki Handayani mengatakan wisatawan milenial akan terus tumbuh dan menjadi pasar utama. “Di era digital saat ini, kaum millennial sebagai pemeran utama dalam menggunakan teknologi dan mengakses informasi di dunia maya. Kaum Generasi Y ini mudah terlihat dengan kegemaran mereka berwisata dan lebih senang berpetualang,” kata Rizki Handayani.
Wisatawan mellennial akan terus tumbuh dan menjadi pasar utama. Diproyeksikan pada 2030 mendatang, pasar pariwisata Asia didominasi wisatawan mellennial berusia 15-34 tahun mencapai hingga 57%. Di China kaum mellennial akan mencapai 333 juta,  Filipina 42 juta, Vietnam 26 juta, Thailand 19 juta, sedangkan Indonesia 82 juta.
Kegiatan FGD millenial tourism akan melibatkan semua unsur Pentahelix pariwisata yakni akademisi, industri, komunitas, pemerintah dan media, di antaranya pelaku industri pariwisata, perguruan tinggi pariwisata, semua unsur pejabat dan staff di Kementerian Pariwisata, serta rekan2 wartawan dan media. (Biro Komunikasi Publik)

Laporan 4 Tahun Jokowi - JK

 

                Download

Pengumuman Seleksi CPNS

SAYEMBARA DESAIN

 

Hubungi Kami

      

E-Magazine

       

Selengkapnya...

Tourist Statistik

Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kementerian Pariwisata (LAKIP) Tahun 2017
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Tahun 2015
Selengkapnya...
Pengumuman
Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi
Pengumuman Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved