Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Pengumuman Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018 dapat dilihat pada link berikut!
  • Pengumuman Seleksi CPNS Kemenpar Tahun 2018 dapat dilihat pada link berikut!
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 Pengumuman Seleksi Jabatan
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
 Calender Of Event
 ISTA 2018
 Tentang ISTA
 Pedoman ISTA
 Dokumen dan Formulir Pendaftaran ISTA
 
Berita Utama
News : Luar Biasa, Poco-Poco Masuk Guinness Book of World Record
6-Agu-2018 00:00

JAKARTA – Momen membanggakan terjadi Minggu (5/8). Yaitu saat 65.000 melakukan Senam Poco-Poco secara massal, di Jakarta. Aksi ini berhasil masuk dalam Guinness Book of World Record.
 
Pemecahan rekor dunia dibukukan Indonesia jelang Asian Games 2018 dan perayaan HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Upaya pemecahan rekor dimulai pukul 06.30-07.00 WIB. Lokasinya di beberapa ruas jalan di Jakarta. Mulai dari Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Silang Monas, Jalan MH Thamrin, Bunderan HI, hingga Jalan Sudirman.
 
Menariknya, pemecahan rekor dunia diikuti Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo, juga Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Mereka bergabung dengan para menteri, anggota TNI/Polri, pegawai kementerian dan lembaga, pelajar/mahasiswa, perwakilan lintas agama, juga masyarakat umum. Pesert memakai pakaian dan sepatu putih dengan ornamen merah plus motif khas nusantara.
 
“Selamat Berpoco-poco. Semoga kita semua sehat. Rakyat kita sehat. Negara kuat,” ujar Jokowi.
 
Pemecahan Guinness Book of World Record Poco-Poco dilakukan selama tujuh menit. Aba-aba dimulainya pemecahan rekor diberikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, juga Menko PMK Puan Maharani. Mereka bersama-sama menekan tombol alarm. Lalu, sebanyak 65.000 peserta dan masing-masing 1.300 instruktur, pengurus, juga ketua regu, berjoget poco-poco bersama.
 
“Masuk Guinness Book of World Record melalui Poco-Poco menjadi capaian besar. Hal ini pun menjadi sejarah besar bagi Indonesia. Apalagi, momentumnya jelang Asian Games dan HUT RI ke-73. Kami ini ingin agar gema Asian Games menjadi lebih kencang,” ungkap Menpora Imam Nahrawi.
 
Sebelumnya, peserta melakukan dua kali gladi bersih. Tujuannya, agar gerakan peserta seragam. Sebab, regulasi untuk masuk Guinness Book of World Record sangat ketat. Untuk memastikan keabsahannya, Guinness World Records mengirimkan Staff Senior Paulina Sapinska dari London. Paulina bertindak sebagai juri.
 
Memastikan validitas rekor, Guinness World Records menunjuk auditor independe. Teknisnya, mereka mengawasi peserta yang melakukan senam Poco-Poco massal dalam beberapa kelompok besar. Hasil dari kegiatan ini lalu dianalisa. Kemungkinan hasil resmi pemecahan Guinness Book of World Record ini akan diumumkan secara resmi pada Senin (6/8).
 
“Hasil ini tentu menjadi kebanggaan. Inilah bukti kalau Indonesia menghargai tradisi dan budayanya. Saat ini dimulai dengan Poco-Poco, nanti ke depannya akan muncul lainnya banyak lagi,” ujar Imam.
 
Selain Poco-Poco, Indonesia memang rumah besar beragam jenis senam hingga seni budaya. Upaya untuk memperpanjang catatan di Guinness Book of World Record melalui lini lain juga sudah mulai dipikirkan.

“Kami sudah memikirkan langkah berikutnya. Kami akan siapkan gerakan-gerakan tarian yang lain agar masuk rekor dunia. Butuh kerja keras menyeragamkan gerakan tidak mudah,” jelasnya.
 
Pemecahan Guinness Book of World Record untuk Poco-Poco pun mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Prestasi ini menjadi bukti kekayaan dan kualitas budaya Indoneia. Hal ini menjadi stimulan positif. Artinya, Indonesia memang destinasi pariwisata terbaik di dunia. Sebab, culture dan nature sangat eksotis. Selain atraksinya, aksesibilitas dan amenitasnya juga terbaik.
 
“Indonesia memiliki banyak capaian positif kelas dunia. Guinness Book of World Record ini semakin menegaskan kalau Indonesia memang destinasi terbaik. Rekor ini akan menjadi branding terbaik bagi Indonesia. Apalagi, wisman mayoritas sangat menggemari sajian culture,” tutupnya. (*)

Laporan 4 Tahun Jokowi - JK

 

                Download

Pengumuman Seleksi CPNS

SAYEMBARA DESAIN

 

Hubungi Kami

      

E-Magazine

       

Selengkapnya...

Tourist Statistik

Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kementerian Pariwisata (LAKIP) Tahun 2017
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Tahun 2015
Selengkapnya...
Pengumuman
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi
Pengumuman Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018
Pengumuman Seleksi CPNS Kementerian Pariwisata Tahun 2018
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved