Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Pengumuman Seleksi CPNS Kemenpar Tahun 2018 dapat dilihat pada link berikut!
  • Pengumuman daftar nomine ISTA 2018 dapat dilihat pada link berikut!
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 Pengumuman Seleksi Jabatan
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
 Calender Of Event
 ISTA 2018
 Tentang ISTA
 Pedoman ISTA
 Dokumen dan Formulir Pendaftaran ISTA
 
Berita Utama
Siaran Pers : NTT Jadi New Tourism Territory, Kemenpar Luncurkan Top 4 Calendar of Event NTT 2018
8-Jun-2018 00:00

SIARAN PERS
KOMBLIK/8/VI/2018

 

NTT Jadi New Tourism Territory, Kemenpar Luncurkan Top 4 Calendar of Event NTT 2018

Jakarta 07 Juni 2018— Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Nusa Tenggara Timur meluncurkan Top 4 Calendar of Event Nusa Tenggara Timur 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Kamis (7/6/2018). Launching ini menampilkan 24 event sepanjang tahun di mana 4 di antaranya (Top 4) masuk ke dalam Top 100 Wonderful Indonesia Calendar of Event, yaitu Festival Komodo (5-10 Maret 2018), Parade Sandalwood dan Tenun Ikat Sumba (5-12 Juli 2018), Festival Likurai Timor (24-28 Juli 2018), dan Tour De Flores (1-7 November 2018).

Menteri Pariwisata Arief Yahya, dalam launching ini, menyampaikan pujian kepada keindahan alam, kekayaan kesenian budaya dan sejarah yang dimiliki NTT hingga mampu menarik banyak kunjungan wisman. Menpar Arief juga menyetujui ditetapkannya Festival Kebangsaan di Ende untuk masuk dalam bagian Calendar of Event (CoE).

“Tahun depan saya setuju ada Festival Kebangsaan pada 1 Juni di Ende, jadi mohon dibuat dengan bagus. Kalau dari sisi fashion, tenun NTT yang terbaik di Indonesia. Kalau ada yang pernah datang ke Ende pasti akan terenyuh membayangkan Bung Karno merumuskan Pancasila di sana,” ujarnya.

Menpar Arief Yahya juga menargetkan beberapa penambahan infrastuktur dan  mendorong pemerintah daerah NTT untuk terus meningkatkan aksesibilitas dan amenitas. Apalagi Labuan Bajo di NTT juga ditetapkan sebagai salah satu dari 4 Destinasi Super Prioritas dan destinasi kunjungan IMF-WB pada bulan Oktober 2018.

“Kita punya 10 destinasi prioritas, populer disebut “Bali Baru” dan NTT menyebut dirinya sebagai New Tourism Territory. Dari 10 Bali baru itu, Presiden menetapkan super prioritas, ada empat yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo. Mohon para tokoh (di NTT) manfaatkan dengan baik, jangan sampai Pemda atau Bupati cuek akan hal ini,” kata Menpar.

Menpar Arief juga menyampaikan Target 2018 Penataan Kawasan Strategis Pariwisata Labuan Bajo yang  meliputi pembangunan pedestrian di Jalan Soekarno Hatta, pembangunan Pusat Wisata Kuliner Kampung Ujung, pembangunan RTH di Kampung Air (ex Sail Komodo), pembangunan jembatan penghubung Kampung Air dengan Bukit Pramuka, pemasangan 20 titik mooring buoy di TN Komodo.

Untuk aksesibilitas, Menpar Arief mengatakan, syarat utama menjadi destinasi internasional itu harus memiliki Bandara Internasional. Tahun 2018 diharapkan fasilitas dasar untuk Bandara Internasional sudah siap meliputi fasilitas navigasi, perkerasan runway, dan perbaikan apron. Diharapkan tahun 2019 akan ada penerbangan internasional di NTT sehingga tentunya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisman.

 “Terkait Bandara Komodo menjadi Bandara Internasional, pihak Kemenhub sedang melelang calon pengelola Bandara Komodo. Diharapakan pengelola dipegang BUMN atau swasta, seperti Silangit yang di kelola AP II,” kata Menpar.

Menpar Arief Yahya juga menyampaikan beberapa Critical Success Factor di Labuan Bajo, seperti pembangunan rest area & souvenir shop Puncak Waringin, pemindahan pelabuhan peti kemas yang saat ini ada di Labuan Bajo ke Pelabuhan Bari, pembebasan lahan akses pelabuhan ke jalan utama, penerapan Carrying Capacity TN Komodo, dan perhitungan untuk 11 titik selam dimana Oktober akan diterapkan mekanisme pengaturan flow wisatawan dalam kawasan.


Guntur Sakti
08127024856 / 081299097620
info@kemenpar.go.id
Kepala Biro Komunikasi Publik
Kementerian Pariwisata

Pengumuman Seleksi CPNS

DAFTAR NOMINE ISTA 2018

 

Hubungi Kami

      

E-Magazine

       

Selengkapnya...

Tourist Statistik

Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kementerian Pariwisata (LAKIP) Tahun 2017
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Tahun 2015
Selengkapnya...
Pengumuman
Pengumuman Seleksi CPNS Kementerian Pariwisata Tahun 2018
Pesona Lomba Desain Shelter 2018
Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved