Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Perkembangan Situasi Gunung Agung dapat dilihat di http://indonesia.travel/gb/en/agung
  • Pengumuman Seleksi Jabatan( Menu : Berita > Pengumuman Seleksi Jabatan )
  • Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS 2017 ( Menu : Berita > Seleksi Penerimaan CPNS 2017 > Hasil Akhir Seleksi CPNS )
  • Pengumuman Nominasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017 ( Menu : Berita > ISTA )
  • International Year Of Sustainable Tourism For Development 2017 ( Menu : Berita > International Conference On Sustainable )
  • Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Pariwisata Tahun 2017 ( Menu : Berita > Seleksi Penerimaan CPNS 2017 )
  • Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017 ( Menu : Berita > ISTA )
  • Student Video Essays Contest (menu : Berita > Pengumuman )
  • Pengumuman Usulan Dana Alokasi Khusus Subbidang Pariwisata Tahun Anggaran 2016
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 ISTA
 Seleksi Penerimaan CPNS 2017
 Seleksi CPNS
 Verifikasi Administrasi
 Seleksi Kompetensi Dasar
 Seleksi Kompetensi Bidang
 Hasil Akhir Seleksi CPNS
 International Conference On Sustainable Tourism
 Pengumuman Seleksi Jabatan
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
 
Berita Utama
NARASI TUNGGAL : Rapat Anggota Tahunan Online, Langkah Awal Menuju Koperasi Berkualitas
7-Jun-2017 11:00

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebutkan bahwa rapat anggota tahunan (RAT) koperasi dilakukan secara elektronik atau e-RAT merupakan pilihan cara bagi koperasi untuk melakukan RAT. "Perubahan di zaman serba digital ini hitungannya detik. Maka dari itu, lewat Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2015, kami memberikan pilihan RAT secara elektronik bagi seluruh koperasi di Indonesia", kata Puspayoga.

Menurut Menkop, adanya pilihan itu selain untuk mempermudah koperasi segera melakukan RAT seperti yang disyaratkan UU, juga untuk kembali melibatkan peran serta seluruh anggota dalam kedudukannya sebagai pemilik Badan Hukum untuk berpartisipasi di dalam rapat anggota. RAT Online diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan internal koperasi untuk tetap menghadirkan anggota dalam pelaksanaan rapat anggota, terutama untuk koperasi yang memiliki anggota lebih dari 500 orang, koperasi yang memiliki sebaran anggota yang luas, dan juga bagi koperasi yang memiliki anggota dengan mobilitas fisik sehingga memiliki kesulitan dalam menghadirkan anggota secara fisik.

Kemenkop dan UKM juga terus mengingatkan para pelaku koperasi di seluruh Indonesia pentingnya melakukan Rapat Anggota Tahunan secara rutin. Bagi Koperasi yang tidak melaksanakan RAT dapat dikenakan sanksi dari surat teguran, peringatan tertulis, tidak diberikannya sertifikat nomor induk koperasi (NIK), hingga pembubaran koperasi. "Dorong koperasi untuk RAT, bila tidak RAT ya dibubarkan saja," ujar dia seraya menyebutkan bahwa wewenang pembubaran koperasi berada di tangan pemerintah pusat. "Kita ingin membentuk koperasi berkualitas. Salah satunya adalah dengan mendorong koperasi melakukan RAT. Sudah ada 147.000 koperasi yang memiliki NIK, sementara 62.000 koperasi sudah dikeluarkan dari database."

"Nah, koperasi yang sudah memiliki NIK kita dorong untuk RAT," kata Puspayoga.

Dalam kaitannya untuk mewujudkan koperasi yang berkualitas, RAT Online dapat diselenggarakan dengan syarat koperasi yang bersangkutan telah secara rutin menyelenggarakan rapat anggota tahunan (RAT), sudah melalui proses audit oleh KAP (Kantor Akuntan Publik), berada dibawah pengawasan koperasi yang efektif, dan memiliki sistem pengendalian internal yang apik. Harapannya, RAT Online dapat dilangsungkan dengan baik oleh koperasi yang dinilai memiliki kualitas yang baik pula.

Mekanisme penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara online pun dirancang agar mudah dan tidak menyulitkan para pengurus maupun anggota koperasi. Tahapan pertama, pengurus mengirimkan undangan RAT kepada anggota melalui surat elektronik yang berisikan alawat situs dan kode untuk mengakses materi RAT. Kemudian anggota diberikan waktu 14 hari untuk memberikan tanggapan setelah materi rapat dipublikasikan di situs koperasi yang diakses dengan kode yang telah diberikan. Apabila tanggapan belum cukup secara quorumnya, diberikan perpanjangan selama 14 hari. Hasil rapat atau kesimpulan rapat dipublikasikan melalui situs dan dapat diakses oleh para anggota koperasi.

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

 

Humas Kemenkop dan UKM

Jl. H. R Rasuna Said Kav. 3-4

Telp: 5204366-74

Twitter: @kemenkopUKM

Instagram: @kemenkopUKM

Facebook: Kementerian Koperasidan UKM

 

 

 

 

Tourist Statistik

Fokus Berita
Narasi Tunggal : BLITAR MENJADI TITIK AKHIR PERJALANAN KIRAB PEMUDA 2017
Narasi Tunggal : Resmi Dibentuk, Holding BUMN Industri Pertambangan Bidik Masuk Fortune 500 Global Company
Breaking News: Maaf, Hari Ini 29 November, Bandara Ngurah Rai Bali Masih Ditutup
Selengkapnya...
Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Tahun 2015
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Tahun 2015
Selengkapnya...
Pengumuman
Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kementerian Pariwisata Tahun 2017
Seleksi CPNS Kementerian Pariwisata Tahun 2017
Daftar Pemenang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved