Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017 ( Menu : Berita > ISTA )
  • Student Video Essays Contest (menu : Berita > Pengumuman )
  • Pengumuman Usulan Dana Alokasi Khusus Subbidang Pariwisata Tahun Anggaran 2016
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 ISTA
 
Pidato
Sambutan Menteri Pariwisata Pada Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke-70
17-Agu-2015 08:00

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera bagi kita semua.
 
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan hidayahNya sehingga pada pagi ini kita dianugerahi kesehatan dan kekuatan untuk bersama-sama melaksanakan  Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke – 70 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Pariwisata.
 
Saudara-saudara sekalian,
 
Kita patut berterima kasih kepada para pendahulu kita, para pemimpin nasional, para tokoh-tokoh kemerdekaan karena atas perjuangan dan kerja keras mereka dan disertai dukungan sepenuh hati dari seluruh rakyat indonesia, hari ini disaat kita memperingati 70 tahun Indonesia Merdeka, kita mempunyai modal yang lebih dari cukup untuk melompat maju. 
 
Persatuan Indonesia sudah kokoh, pendidikan semakin maju, dan lebih dari itu, Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote, memiliki sumber daya alam yang berlimpah, selain itu saat ini Indonesia juga mempunyai jumlah kelas menengah yang meningkat secara signifikan dan akan terus bertambah seiring dengan bonus demografi yang sedang dan akan kita nikmati. Dalam 15 tahun terakhir, Indonesia mengalami lonjakan Produk Domestik Bruto, dari sekitar 1000 triliun rupiah, menjadi 10 ribu triliun rupiah dan menjadi kekuatan ke-16 ekonomi dunia. Kita Indonesia duduk sejajar dengan negara-negara maju di Forum G-20. 
 
Semua itu menunjukan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Sebagai bangsa yang besar kita harus percaya diri, harus optimis, bahwa kita dapat mengatasi segala persoalan yang menghadang di hadapan kita. 
 
Tema Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia adalah “Ayo Kerja”. Dari tema ini tersirat keinginan menumbuhkan semangat kebersamaan untuk menciptakan Indonesia yang kita cintai sebagai negara yang damai dan sejahtera serta demokratis
 
 
Saudara-saudara sekalian,
 
Persatuan merupakan kekuatan yang harus dijaga dan dikembangkan guna meneruskan cita-cita para pejuang kemerdekaan.Untuk itu, dalam memaknai peringatan kemerdekaan ini,  komitmen dan ikatan kebangsaan harus senantiasa dibangun dengan tekad kebersamaan, agar pembangunan berjalan secara berkesinambungan.
 
Pada masa dulu, tokoh kemerdekaan kita berjuang untuk memperoleh kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dari penjajah, tetapi saat ini, perjuangan kita adalah bagaimana kita bisa memerdekakan seluruh rakyat Indonesia dari kebodohan, kemiskinan, ketidakadilan, dan kejahatan.
 
Kita harus senantiasa menjadi pejuang bagi rakyat Indonesia, dengan berpegang teguh pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika yang senantiasa diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat dalam rangkamelaksanakan pembangunan nasional melalui bidang kepariwisataan. 
 
Sebagai aparat yang membidangi kepariwisataan selayaknya mendukung dan berperan aktif mensukseskan program-program pemerintah demi kelanjutan pembangunan menuju Indonesia yang  makin maju dan sejahtera. Kita harus selalu berupaya mendahulukan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan dan sikap kedewasaan dalam menanggapi berbagai isu.
 
 
 
Saudara-saudara sekalian,
 
Sejarah telah mengajarkan kepada kita, kunci untuk mengatasi persoalan-persoalan adalah Persatuan!
 
Pada saat ini citra Indonesia di mata dunia internasional sedang baik dan di dalam negeri masyarakat telah memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk melanjutkan pembangunan, oleh karena itu berbagai kejadian dan tragedi yang dapat merusak nama baik bangsa harus kita selesaikan dan tanggulangi secara bersama-sama dengan penuh rasa tanggung jawab dan toleransi, agar kehidupan bermasyarakat lebih damai dan sejahtera. 
 
Melalui berbagai program dan kegiatan, peran bidang kepariwisataan selama ini telah berkontribusi di dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional, harus kita pertahankan dan tingkatkan kinerjanya, hakekatnya bagaimana tenaga dan pikiran kita senantiasa berperilaku dan bekerja memperjuangkan kepentingan masyarakat.
 
 
 
Saudara-saudara sekalian,
Saatini, Kementerian Pariwisata menetapkan enam target utama pembangunan pariwisata. Pertama, kontribusi pariwisata terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) meningkat dari 9 persen pada 2014 menjadi 15 persen pada 2019. Kedua, devisa meningkat dari Rp 140 triliun pada 2014 menjadi Rp 280 triliun pada 2019. Ketiga, kontribusi terhadap kesempatan kerja meningkat dari 11 juta pada 2014 menjadi 13 juta pada 2019. Keempat, indeks daya saing pariwisata meningkat dari peringkat 70 pada 2014 menjadi 30 pada 2019. Kelima, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara meningkat dari 9,4 juta pada 2014 menjadi 20 juta pada 2019. Keenam, jumlah perjalanan wisatawan nusantara meningkat dari 250 juta pada 2014 menjadi 275 juta pada 2019.
 
Sehingga pemerintah menetapkan pariwisata menjadi salah satu dari lima sektor unggulan dan memberikan anggaran belanja yang naik cukup signifikan untuk tercapainya target utama pembangunan kepariwisataan.
 
Kemenpar dalam hal pengembangan pariwisata dengan cara promosi selalu memasang program prioritas. Untuk strategi lima tahunkedepan, telah menerapkan strategi promosi BAS (Branding Advertising Selling) dalam menggunakan anggaran promosi pariwisata yakni Branding 50 persen, Advertising 30 persendan Selling 20 persen. 
 
Pariwisata, berwujud pada kegiatan bisnis, maka pendekatanya adalah business approach. Untuk efisiensi promosi, kegiatan internasional promosi lebih banyak dilakukan langsung di luar negeri, dan yang terpenting adalah publikasi pada Pre-Event, Event and Post-Event, merupakan proses komunikasi pemasaran yang mampu menggerakkan wisman mengunjungi destinasi tersebut tidak hanya pada saat kegiatan berlangsung tapi akan berkelanjutan.
 
Dalam rangka mewujudkan Tata Pemerintahan Yang Baik (Good Governance), saya meminta kepada seluruh karyawan di lingkungan Kementerian Pariwisata agar benar-benar menunjukkan sikap dan perilaku jujur dan bertanggung jawab. Terlebih sebagai anggota KORPRI wajib hukumnya setia kepada Pemerintah, tidak boleh ada anggota yang tidak setia terhadap kebijakan pemerintah, mari kita laksanakan kewajiban tersebut dengan sebaik-baiknya.
 
Pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pegawai di lingkungan Kementerian Pariwisata yang menerima Penghargaan Lencana Karya Satya, bagi pegawai yang telah mengabdi kepada Negara selama 10, 20 dan 30 tahun. Harapan saya, pengakuan ini dapat menjadi pemicu dan pemacu meningkatnya prestasi serta kinerja kelembagaan dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat dan tauladan bagi generasi muda.
 
Akhirnya, demikian pesan dan harapan saya, marilah kita bersama-sama mewujudkan cita-cita para pahlawan pejuang kemerdekaan bangsa melalui peningkatan kinerja bidang pariwisata.
 
Mengakhiri pidato ini, saya ingin mengingat pesan Bung Karno pada Sewindu Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1953; “.. kita tidak bertujuan bernegara hanya satu windu saja, kita bertujuan bernegara seribu windu lamanya, bernegara buat selama-lamanya.” 
 
Untuk hidup sejahtera perlu kerja keras, butuh pengorbanan. AYO KERJA untuk bangsa! AYO KERJA untuk negara! AYO KERJA untuk rakyat!.
 
Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia.
 
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
 
 
Menteri Pariwisata
 
 
Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc.
Tourist Statistik

Fokus Berita
Narasi Tunggal:Fintech: Instrumen Kolaboratif Untuk Capai Pembangunan Inklusif, Berkelanjutan, dan Berkeadilan
Angklung Orkestra Festival Digelar Kabupaten Kuningan
Narasi Tunggal: Hemat Energi Potong 10% Dorong Kesadaran Pemanfaatan Energi Bertanggung Jawab
Selengkapnya...
Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Pariwisata Tahun 2015
Laporan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Kementerian Pariwisata Tahun 2015
Laporan Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Dan Budaya
Selengkapnya...
Pengumuman
Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017
Daftar Nama Pemenang Lomba Anugerah Pesona Bahari 2016
Pendaftaran Peserta World Halal Tourism Summit 2016 di Abu Dhabi UEA Dibuka!
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved